Selamat datang Januari …. Itu artinya tahun sudah berganti. Ayo sobat safax 3 lebih semangat lagi berproses di tahun 2026 ini ….

Maraknya pergantian tahun baru tak semeriah tahun tahun sebelumnya tapi tentunya tidak akan mengalahkan semangat para sobat safax 3 untuk kembali ke bangku sekolah lagi. Januari yang identik dengan hujan sehari – hari ternyata ada benarnya juga teman – teman. Namun, biarpun kondisi cuaca yang kurang menentu juga tak menyurutkan semangat untuk belajar. Sebagai  kegiatan  awal di tahun 2026 Komplek cilincing mengawali dengan missa bersama sekaligus perayaan Natal yang dipimpin oleh Romo Werang CM.  Perayaan natal cukup meriah dengan menyuguhkan penampilan terbaiknya dari setiap kelas. Hal yang menarik dari kegiatan natal Bersama adalah fasyen show peserta rias wajah tokoh sinterclas, swantefit, bunda maria dan Yusuf. Peserta harus berani berlanggak lenggok di lapangan untuk unjuk riasan dan kostum sesuai tokoh yang dipilih bersama pasangannya masing – masing.

Masuk bulan Februari kegiatan pembelajaran tetep berlangsung. Banyak kegiatan sekolah yang harus dilaksanakan Bersama salah satunya promosi kegiatan di sekolah sekolah swasta seputar Cilincing dan promosi kegiatan ekstrakurikuler. Bola merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang sangat diminati siswa dan juga penyumbang prestasi paling banyak di FX 3. Guna mempromosikan kegiatan tersebut dalam rangka Penerimaan Murid Baru, sekolah Strada FX 3 melaksanakan kegiataan Turnamen Futsal Safax 3 Junior Cup 3.0  untuk sobat Merah Putih di seputar Cilincing. Peserta turnamen futsal sudah berjalan selama 3 tahun. Dan tahun ini yang mendaftar ada 12 sekolah baik swasta maupun negeri. Sekolah sasaran masih ada yang belum ikut ambil bagian dalam turnamen kali ini karena beberapa hal atau kegiatan yang hamper bersamaan dengan jadwal turnamen di FX 3. Peserta tahun ini diikuti oleh 4 sekolah strada yakni dari Strada TKM 1, Strada TKM 2, Strada Ignasius, Strada Petrus, SDN Marunda 05, SDN Semper Timur 05, SD Tugu Bhakti, SD HBB, SD Gaya Remaja, SDN Kebon Bawang 05, SDN Rawa Badak Utara 03, dan SD Bungur 01.  Kegiatan pertandingan Futsal dimulai pukul 07.15 sampai 14.30. Pembukaan kegiatan diawali dengan defile dari setiap sekolah kemudian disambut oleh Kepala SMP Strada FX 3 Bapak andhika selanjutnya pertandingan futsal dibuka dengan permainan yang luar biasa dari SDN Rawa Badak Utara 03 VS SD Bungur. Dari awal pertandingan langsung panas dan luar biasa sehingga membuat para peserta begitu antusias untuk menyaksikan pertandingan pertama yang dimenangkan oleh SDN Rawa Badak Utara dengan skor 3 – 2. Ada 11 kali pertandingan untuk sampai di babak final. Semua peserta menyuguhkan permainan terbaik mereka dan yang tak kalah penting adalah peran para pelatih dan guru pendamping yang sangat luar biasa memberikan semangat dan masukan bagi anak didiknya. Durasi permainan 15 menit sangat menguras tenaga dan adrenalin setiap peserta, apalagi cuaca cukup terik. Babak demi babak disuguhkan dengan penuh agresif dan menarik hingga di semi final SDN Rawa Badak harus ekstra bermain  untuk dapat tiket ke final mengalahkan SDN Marunda 05 dengan skor 6 – 1, Sedangkan di grup B SDN semper Timur 05 harus bermain bagus untuk mengalahkan SD strada Ignasius dengan skor 5 -1.  Akhirnya dibabak final SDN Rawa Badak Utara 03 bertemu dengan SDN Semper Timur 05. Permainan yang luar biasa disuguhkan oleh setiap timnya agar bisa menjadi pemenangnya. Ditengah teriknya sinar matahari dan adrenalin pemain yang semakin memuncak menjadikan laga final begitu ramai dan memukau. Saling serang dan adu teknik permainan untuk tetap mempertahankan gawang supaya tidak terjadi kebobolan. Namun diakhir pertandingan SDN Semper Timur harus mengakui Teknik dan kecepatan permainan dari SDN Rawa Badak Utara 05 dengan skor 1 – 4.  Pertandingan Futsal tingkat sekolah dasar memperebutkan juara 1 dan 2 dengan trofi dan uang pembinaan serta perebutan Top Skor yang dipersembahkan oleh Muhamad Fadlan Aulia Dari SD Rawa Badak Utara 03 Dengan jumlah 7 gol.  Selamat untuk para pemenang dan semoga ada yang masuk dan bergabung di Strada FX 3 itu harapan kami.

    

Februari yang berasal dari Bahasa Latin Februari yang berarti bulan penyucian atau pembersihan, punya makna yang luar biasadi tahun 2026. Bulan penyucian atau pembersihan sekaligus juga masa pertobatan bagi umat manusia, karena  di bulan Februari ini seluruh umat Islam juga mempersiapkan diri untuk menjalankan puasa  sedangkan umat Katolik juga memasuki masa pertobatan yakni masa Pra Paskah. Pertobatan bagi umat umat Katolik diawali dengan missa Rabu Abu, dan siswa katolik Strada Cilincing Bersama sekolah sekolah Katolik di bawah Paroki Salib Suci mengadakan Missa Bersama pada hari Rabu, Februari 2026 pukul 09. 00 di Gereja Salib Suci Cilincing. Masa puasa yang bersamaan diharapkan menjadi momen penting bagi setiap manusia untuk lebih saling menghargai dan menghormati sebuah perbedaan. Berbeda cara pandang dan tindakan namun tetap satu tujuan yakni penyucian dan pertobatan menuju kedamaian dan pribadi yang bertaqwa.

Masa puasa yang dilakukan oleh semua siswa katolik dan Islam tidak menghalangi aktivitas mereka dalam belajar di kelas maupun di luar kelas. Rekoleksi dan Study Lapangan merupakan kegiatan di luar kelas yang dilaksanakan bersamaan dengan lokasi yang berbeda. Kegiatan rekoleksi untuk kelas 9 bertujuan untuk mengumpulkan atau mengingat kembali pengalaman hidup serta mempererat hubungan dengan Tuhan dan sesama. Menumbuhkan kesiapan dan mempersiapkan diri untuk berubah menjadi lebih baik lagi,  dalam persiapan menghadapi ujian sekolah. Kegiatan rekoleksi dilaksanakan di Ruang Markus Gereja Salib Suci dengan narasumber dari Tim Civita yakni Romo Erik CMF, Suster Liani CB, Fr Julio dari projo Bandung, dan Fr Medar OSC. Kegiatan rekoleksi yang dimulai pukul 07.30 – 14.00 cukup tertib dan rapi. Setiap sesi dilewati dengan baik dan antusias. Empat puluh delapan siswa mengikuti kegiatan rekoleksi dari sesi 1 diajak untuk mengenali diri  kemudian diaktualisasikan dengan  membuat symbol diri menggunakan plastisin dan dipresentasikan. Unik dan menggembirakan. Sesi 2 seluruh siswa diajak untuk merenungkan cinta orangtua yang menggerakkan kepedulian. Di sesi ini narasumber menggunakan tayangan video bagaimana pengurbanan seorang ayah untuk menghidupi keluarga, juga peran anak special yang peduli terhadap ayahnya. Dua video yang mengharukan mampu membawa peserta rekoleksi terbawa emosi dan sedikit tersentil dengan tayangan tersebut, sehingga pada saat refleksi dan sharring muncul pengakuan diri seringnya mereka kurang mengucap syukur dan peduli terhadap kerja keras orangtua. Melihat hasil refleksi dan pengalaman peserta, mereka semua diajak untuk hidup baru dalam kristus. Mereka diajak untuk membuat komitmen diri menyesali, membuang hal yang kurang baik dan diajak untuk belajar bersyukur dan melihat serta lebih peduli terhadap keluarga, sekolah dan juga diri sendiri untuk lebih dewasa dan bertanggungjawab. Kegiatan rekoleksi ditutup dengan missa dan berkat perutusan untuk menjadi pribadi yang baru, dewasa, peduli, dan bertanggungjawab.

 

Selain rekoleksi ada satu kegiatan lagi yang dilakukan siswa kelas VII dan VIII yaitu Studi Lapangan ke Museum Wayang dan Museum Bank di Kota Tua Jakarta Utara. Perjalanan studi lapangan dilakukan dengan naik kereta dengan titik kumpul di Stasiun Tanjung Priok pukul 08.00. Rombongan dengan jumlah 48 siswa kelas 7 dengan tujuan ke museum Wayang , sedangkan kelas VIII 43 siswa dengan tujuan Museum Bank  beserta 8 pendamping berangkat Bersama dari stasiun Tanjung Priok menuju Stasiun Kota. Kunjungan ke museum merupakan momen yang sangat menyenangkan karena bisa belajar banyak dan mencoba sesuatu yang baru dengan lingkungan. Kegiatan kunjungan di museum wayang cukup kondusif ketika seluruh siswa diajak untuk berkeliling dan dipandu oleh tim mengamati, mendengar sambil membuat dokumentasi kegiatan itu yang mereka lakukan dari awal masuk museum sampai akhir. Kurang lebih satu jam mereka diajak berkeliling dan menikmati tayangan film documenter yang sangat menyita perhatian para siswa. Setelah selesai menikmati museum wayang seluruh siswa kelas VII diberikan waktu sejenak untuk menyelesaikan tugas wawancara dan bersenang – senang di lapangan kota tua dengan berswafoto maupun belajar berdialog dengan para turis atau ada juga yang bermain sepeda.

 

Suasana yang mengembirakan juga terlihat di kelompok kelas VIII yang berkunjung di museum bank. Seluruh siswa kelas VIII diajak berkeliling dan diperkenalkan sejarah uang dan berdirinya bank di Indonesia. Setelah kurang lebih satu jam berkeliling dan menikmati perkembangan uang dari masa ke masa, seluruh siswa juga diberi kesempatan untuk menikmati kebebasan dengan bermain sejenak di kota tua. Saatnya kembali ke sekolah dan perjalanan pulang juga menggunakan kereta api dengan titik kumpul di stasiun Kota menuju stasiun tanjung priok. Seluruh siswa dijemput orangtua di stasiun tanjung priok dan langsung pulang ke rumah masing – masing. Pengalaman belajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas, namun bisa dilakukan dimana saja dengan berbagai macam peristiwa. Semangat belajar dan berproses sobat safax 3 … (aws)

 

 

Sebarkan artikel ini