SOBAT SAFAX 3 MEMILIH !

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) menjadi wadah dan sarana untuk menampung saran, kritik, dan menyalurkan bakat siswa sehingga dapat menjadi saran demi berkembangnya SMP Strada St Fransiskus Xaverius III. OSIS dapat berjalan jika terdapat kepengurusan didalamnya, sehingga dengan berakhirnya kepengurusan OSIS Periode 2022/2023 dilantiklah kepengurusan OSIS Periode 2023/2024. Sehingga sekolah melakukan wawancara dengan beberapa kandidat yang akan dicalonkan, dari beberapa minggu berproses terpilih 4 pasangan calon ketua OSIS: Paslon 1 yaitu Crisantus Rikson (8B) dan Kasih Karla (7A), paslon 2 yaitu Laurenso Sergio (8B) dan Cristin Floria (7A), paslon 3 yaitu Valentina Hadunt (8A) dan Benro Taruli (7B), paslon 4 yaitu Gisella Caroline (8B) dan Anne Bella (7A). Sebagai wujud promosi masing-masing calon dilaksanakan kampanye hari Senin, 16 Oktober 2023 berbarengan dengan perayaan Hari Pangan Sedunia (HPS), dilanjutkan hari ke dua kampanye yaitu Kamis, 19 Oktober 2023 bersamaan dengan pembiasaan senam sehat.

 

Sebelum dilaksanakan kampanye dan pemilihan ketua OSIS periode 2023/2024 masing-masing kandidat menyiapkan jargon, yel-yel, visi & misi serta program kerja. Dalam proses persiapan tersebut, secara tidak langsung membentuk kreatifitas, ide, dan kinerja, serta tanggung jawab calon ketua OSIS. Selama mempersiapkan selalu terdapat pendampingan dari Bapak/Ibu guru. Sehingga dengan berkembangnya waktu calon ketua OSIS semakin mantap dan siap untuk diterbitkan menjadi seorang pemimpin.

Tibalah hari yang ditunggu-tunggu yaitu pemilihan ketua OSIS periode 2023/2024 pada hari Jumat, 20 Oktober 2023 bertempat di SMP Strada St Fransiskus Xaverius III terkhusus ruang kelas 7A & 7B, pemilihan hingga perhitungan suara dilaksanakan pukul 09.30 WIB hingga 13.30 WIB. Pemilihan Ketua OSIS diikuti oleh seluruh warga sekolah yaitu siswa siswi, guru, dan karyawan. Pemilihan Ketua OSIS dimulai dengan penyampaian visi, misi, dan program kerja, unjuk bakat, serta menyanyikan yel-yel dan jargon bersama tim sukses masing-masing paslon. Setelah dilaksanakan penyampaian visi misi serta program kerja selanjutnya tanya jawab dengan seluruh warga sekolah. Sehingga visi misi dan program kerja benar-benar dapat dipertanggung jawabkan usulannya.

Untuk pemungutan suara dilaksanakan di dalam ruang kelas 7A (siswa kelas 7), di depan kelas 8A (siswa kelas 8), di depan kelas 9A (siswa kelas 9), dan di ruang kelas 7A untuk guru dan karyawan. Setelah pemaparan visi misi, program kerja, serta debat antar paslon dan paslon dengan warga sekolah, maka siswa, guru, dan karyawan menuju bilik suara yang sudah disediakan dengan masing-masing mendapat satu kertas suara, dengan mengantri berdasarkan pembagian tempatnya. Setelah mencoblos surat suara, lalu memasukkan ke dalam kotak suara, berikutnya siswa, guru, serta karyawan kembali ke dalam ruang kelas 7A & 7B untuk melakukan perhitungan suara.

 

Perhitungan suara disaksikan oleh semua warga sekolah, dengan tanpa adanya kecurangan dan semua bersifat LUBERJURDIL (Langsung, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil). Hasil yang diperoleh berdasarkan pemungutan suara dan perhitungan suara bersama-sama yaitu calon 1 Rikson dan Kasih dengan total 48 suara, mengalahkan pasangan calon 3 Valen dan Benro dengan total 41 suara, pasangan calon 4 Gisel dan Abel dengan total 37 suara, serta pasangan calon 2 Sergio dan Floria dengan total 20 suara.

 

 

Sebarkan artikel ini